BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Tim juri Sanitasi dan Air Minum Tuntas Waja Sampai Kaputing (SATU WASAKA) Award Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat evaluasi pertama hasil penilaian lapangan di 13 Kabupaten dan kota di Aula Kantor Dinas PUPR Kalsel Banjarbaru, Kamis (18/7/2024).
Pada rapat hasil evaluasi ini hanya ada 12 kabupaten dan Kota yang mengikuti kegiatan satu Wasaka Award.
# Baca Juga :Giliran Kota Banjarmasin Diobok-obok Tim Juri SATU WASAKA, Ini Sejumlah Tempat yang Didatangi
# Baca Juga :Tim Satu Wasaka Award 2024 Inspeksi IPA, IPLT dan Soal Sampah di Kabupaten Tabalong, Hasilnya?
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Lakukan Penilaian Satu Wasaka Award 2024, Berkeliling ke 13 Kabupaten Kota
Perwakikan Tim Juri Satu Wasaka Dari Dinas PUPR Kalsel, Nisha Rinthiarni mengatakan dari hasil rapat evaluasi tersebut sudah dikumpulkan data teknis dan skor penilaian dari data skunder dan kunjungan lapangan.
“Penilaian ini merupakan salah satu inovasi Pemprov Kalsel yang digagas oleh Gubernur Kalsel dan Sekda Kalsel, karena sanitasi dan air minum merupakan salah satu indikator dalam SPM dan harus diberikan perhatian serius oleh kepala daerah di wilayahnya,” kata Nisha.
Selain itu, dari hasil rapat evaluasi ini kata Nisha terlah ditentukan nantinya ada tiga penerima anugerah Satu Wasaka dan lima kelompok kerja bidang perumahan dan permukiman khususnya penanganan sanitasi dan air minum.
Oleh karena itu, yang dinilai pada satu wasaka award ini adalah seberapa aktif mereka dalam koordinasi dengan SKPD lainnya di wilayahnya dalam penanganan sanitasi dan air minum.
“Karena sinergi antara lintas sektor sangat penting dalam mencapai target penanganan sanitasi dan air minum yang baik,” ungkapnya.
Diharapkan, kegiatan Satu Wasaka ini bukan hanya memilih yang terbaik, tetapi memberikan penghargaan kepada kabupaten/kota yang memang berkomitmen dalam penanganan sanitasi dan air minum.







