Keputusan Joe Biden untuk mundur dari Pilpres AS 2024 ini, seperti diberitakan Reuters pada Minggu (21/7), muncul setelah Partai Demokrat kehilangan kepercayaan terhadap kondisi mental dan kemampuannya untuk mengalahkan pesaingnya, Donald Trump.
Para petinggi Partai Demokrat cemas dan sempat berupaya membujuk Joe Biden untuk membatalkan rencananya mencalonkan diri lagi di pilpres tahun ini.
BACA JUGA: Tembak Trump saat Kampanye di Pennsylvania, Ini Profil Thomas Matthew Crooks
Desakan Demokrat kepada Biden ini datang menyusul performa politik sang presiden yang disebut semakin menurun selama masa kampanye, terutama pasca debat perdana dengan rivalnya, Donald Trump, pada 24 Juni lalu.
Penampilan Biden dalam debat itu membuat Partai Demokrat khawatir bahwa sang presiden mungkin tidak cukup sehat untuk menjalani masa jabatan kedua.
Elektabilitas Trump juga terus mengungguli Biden dalam sebagian besar jajak pendapat pemilu selama ini. Insiden penembakan Trump juga disebut semakin menguntungkan sang mantan presiden dalam pemilu kali ini.
Hingga saat ini, belum diumumkan siapa calon pengganti Joe Biden dalam Pilpres AS 2024, untuk menghadapi calon dari Partai Republik Donald Trump.
Sumber: CNN Indoensia.com
Kalimamntanlive.com/eep
Editor: elpian







