PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Anggota DPRD Balangan sekaligus Ketua TP PKK Balangan, Hj Sri Huriyati Hadi menghadiri perayaan adat Mesiwah Pare Gumboh (MPG) ke 6, Sabtu (20/7/2024) di Desa Liyu, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan
“Kegiatan ini merupakan perwujudan rasa syukur masyarakat adat Dayak Deah di desa tersebut atas hasil panen yang mereka peroleh,” ujar Sri.
# Baca Juga :Pemkab dan DPRD Balangan Sepakati Rancangan KUA PPAS APBD 2025 & Perubahan 2024
# Baca Juga :Kelebihan Aplikasi Si Pro Sekretariat DPRD Balangan, Penjadwalan Kegiatan Dewan Makin Mudah
# Baca Juga :Indonesia Darurat Judi Online, Anggota DPRD Balangan Rusdin Barhiwan Serukan Perangi Judol
# Baca Juga :Pemkab dan DPRD Balangan Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2023
Menurutnya, perayaan budaya adat Dayak Deah ini dapat menjadi daya tarik dalam segi objek wisata untuk menarik para wisatawan agar dapat berkunjung ke Desa Liyu.
Kegiatan Mesiwah Pare Gumboh sendiri diisi dengan berbagai aktivitas budaya dan seni dari Masyarakat Adat Dayak Deah yang dilaksanakan selama 3 hari yakni Jumat, Sabtu dan Minggu.
“Sekarang Desa Liyu jadi kebanggaan Kabupaten Balangan selain sebagai desa wisata, juga memiliki event budaya nasional,” ungkapnya.
Sri mengungkapkan, dulunya Desa Liyu yang berbatasan dengan Kabupaten Tabalong dan Provinsi Kalimantan Tengah ini hanya dikenal sebagai desa paling ujung di ‘Bumi Sanggam’.
Namun potensi budaya dan panorama alamnya justru menjadi nilai lebih bagi Desa Liyu dan kini makin dikenal orang luar Kabupaten Balangan maupun Kalimantan Selatan.
“MPG ke enam ini buah kerja keras masyarakat Desa Liyu untuk terus maju dan berkembang bersama,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Balangan pun mendukung pengembangan Desa Liyu yang merupakan pemekaran Desa Gunung Riut sebagai desa wisata.







