PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Mesiwah Pare Gumboh (MPG), sebuah acara tahunan berupa ritual adat perayaan panen suku Dayak Deah yang kembali digelar di Desa Liyu, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Sabtu (20/7/2024).
Event yang sudah dilaksanakan untuk keenam kalinya ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana penting dalam melestarikan dan memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda serta wisatawan.
# Baca Juga :Anggota DPRD Hadiri Pembukaan MTQ Nasional Tingkat Kabupaten Balangan di Kecamatan Halong
# Baca Juga :MTQ Nasional Ke-17 Tingkat Kabupaten Balangan Resmi Dibuka, Ini Lomba yang Dipertandingkan
# Baca Juga :Pemkab dan DPRD Balangan Sepakati Rancangan KUA PPAS APBD 2025 & Perubahan 2024
# Baca Juga :Komitmen Pemkab Bersama Adaro, Berkolaborasi Menuju Balangan Bebas Stunting dengan BALANTING
Pembukaan MPG ditandai dengan pemukulan kurung-kurung oleh Bupati Balangan, H Abdul Hadi, sebagai tanda dimulainya semarak perayaan budaya tersebut.
Bupati Balangan, H Abdul Hadi dalam sambutannya turut mengapresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MPG keenam.
Melihat masyarakat Liyu yang telah memelihara adat warisan leluhurnya dan menjadikan event wisata kebanggaan Kabupaten Balangan. Tentu saja ini sangat menunjang bagi Balangan sebagai daerah tujuan kunjungan.
“Semakin bangga karena banyak usia muda terlibat. Ini akan sangat baik untuk kelestarian adat di masa depan,” kata Abdul Hadi.
Sementara itu, Kepala Desa Liyu, Sukri juga menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak dan tamu undangan yang telah berhadir pada MPG kali ini.
Ia sangat berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan yang lebih besar kepada seluruh pegiat budaya di Kabupaten Balangan.









