”Jadi yang diperlukan untuk mendukung kebutuhan benih terutama Program Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kita mengembangkan benihnya. Sedangkan untuk target PAD dengan target setoran ke Pemprov Kalsel yaitu untuk tanaman pangan sebanyak Rp371.275.000, untuk hortikultura Rp37.475.000 dengan total Rp408.750.000,” imbuhnya.
Adapun jenis pangan dan hortikultura yang dikembangkan pihaknya saat ini yakni untuk benih jenis padi unggul dan unggul lokal, serta padi lokal. Untuk padi unggul yaitu, Inpari Nutrizinc, Situ Bagendit, Inpari, dan Mekongga. Sedangkan Untuk padi lokal siam lani di Produksi di UPB Papahanan, dan padi unggul lokal siam madu dari Hulu Sungai Tengah di Produksi di Binuang.
”Untuk hortikulturanya mengembangkan dan mempertahankan kelestarian tanaman eksotik dan anggrek spesies asli Kalsel yang ada seperti anggrek spesies balangan dan bahari dengan berinovasi dalam pengembangannya menggunakan tekhnologi kultur jaringan,” pungkasnya.(diskominfomc.kalselprov.go.id)
editor : TRI










