Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Sabtu 27 Juli 2024, BMKG Kalteng dan Kalbar Alami Hujan Lebat

KALIMANTANLIVE.COM – Berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), cuaca pada Sabtu (27/7/2024) ini diperkirakan masih akan didominasi cuaca ekstrem.

Beberapa wilayah di Indonesia, khususnya di bagian barat dan tengah, diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Sumatera: Pulau Sumatera, terutama bagian barat seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, diperkirakan akan mengalami hujan lebat disertai petir.

# Baca Juga :Sejumlah Wilayah Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem 26 Juli 2024, BMKG: Kalsel Hujan Ringan

# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca di Tanah Air Kamis 25 Juli 2024, BMKG: Kalimantan Berpotensi Hujan Lebat

# Baca Juga :Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 24-25 Juli 2024, BMKG: 10 Wilayah Waspada Hujan Lebat, Kalsel Cerah

# Baca Juga :Prakiraan Cuaca di Tanah Air Selasa 23 Juli 2024, BMKG: 9 Wilayah Hujan Lebat, Kalsel Cerah Berawan

Kondisi ini disebabkan oleh pengaruh dari pergerakan angin barat laut yang membawa uap air dari Samudra Hindia.

Jawa: Di Pulau Jawa, wilayah seperti Banten, Jakarta, dan Jawa Barat diprediksi akan mengalami hujan sedang hingga lebat.

Sementara itu, bagian tengah dan timur Jawa, seperti Yogyakarta dan Jawa Timur, juga akan mengalami hujan meskipun dengan intensitas yang lebih ringan.

Kalimantan: Bagian barat atau Kalimantan Barat (Kalbar) dan tengah Kalimantan atau Kalimantan Tengah (Kalteng) juga diperkirakan akan mengalami hujan lebat.

Wilayah ini perlu waspada terhadap potensi banjir, terutama di daerah-daerah rendah dan yang memiliki sistem drainase yang kurang baik.

Sulawesi dan Papua: Di Sulawesi, hujan lebat kemungkinan terjadi di bagian utara dan tengah.

Sedangkan di Papua, terutama bagian pegunungan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga diperkirakan akan terjadi.

Cuaca ekstrem yang dialami saat ini sebagian besar disebabkan oleh beberapa faktor meteorologis, termasuk fenomena La Niña yang masih mempengaruhi pola cuaca di Indonesia.

La Niña biasanya menyebabkan peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia, khususnya di bagian barat dan tengah.

Selain itu, pergerakan angin dan tekanan udara yang tidak stabil juga berkontribusi pada terbentuknya awan hujan yang lebih tebal.

Kondisi topografi Indonesia yang beragam, mulai dari pegunungan hingga dataran rendah, juga memperparah dampak dari curah hujan yang tinggi.

Daerah pegunungan berisiko mengalami tanah longsor, sementara daerah dataran rendah berisiko mengalami banjir.

News Feed