BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, mengaku prihatin dengan kondisi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Melayu 5 yang kini terbengkalai dan belum mendapatkan kejelasan perbaikan pasca peristiwa kebakaran.
Sepekan pasca kebakaran, 72 siswa yang bersekolah di SDN tersebut terpaksa diliburkan karena kondisi ruangan kelas yang tak memungkinkan.
Menyikapi permasalahan ini, Yamin pun meminta agar Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin saat ini bisa mengambil tindakan dengan seminimnya dulu. Seperti menyediakan tempat untuk proses belajar mengajar para siswa-siswi.
“Untuk pembelajaran sementara, Pemko bisa mencarikan tempat ataupun sekolah terdekat yang bisa digunakan untuk pembelajaran,” katanya saat ditemui, Sabtu (27/7/24) siang.
Ia juga memahami terkait kekosongan jabatan Kepala Dinas (Kadisdik) Kota Banjarmasin saat ini. Namun demikian, ia tetap meminta agar Pemko bisa segera mencarikan solusi permasalahan tersebut.
“Karena ini Kepala Dinas yang mengatur, walaupun sekarang kosong pasti ada Plt (Pelaksana Tugas). Jadi kiranya untuk saat ini mereka bisa mengkoordinasikan dengan sekolah lain teknisnya,” ujarnya.
“Kita juga memahami anggaran Pemko yang saat ini tidak ada. Tapi solusi lain, Pemko bisa melobi para pengusaha yang mau membantu dengan mengeluarkan dana CSR mereka,” lanjut Wakil Ketua DPRD ini.
Yamin pun berharap dengan solusi pembangunan yang nantinya hanya apa adanya. Tetapi proses pembelajaran bisa dilakukan secara maksimal.
“Kita berharap kejadian yang menimpa SDN Melayu 5 ini tidak dianggap biasa. Dunia pendidikan itu penting, termasuk fasilitas sarana dan prasarananya yang mendukung dalam proses belajar mengajar,” tuturnya.
Yamin juga mengungkapkan keprihatinannya mendengar kabar para guru pengajar di sana berinisiatif untuk urunan melakukan perbaikan ruang kelas dengan apa adanya.
“Kita sangat prihatin mereka harus urunan seperti itu, karena kita tahu berapa gaji mereka sebagai guru di sekolah,” ujarnya.
Ia pun berjanji akan mengkomunikasikan langsung hal ini dengan Kepala Daerah dan Dinas terkait untuk segera menindaklanjutinya.
“Kami akan berkomunikasi dengan Disdik, Badan Koordinator Daerah, dan Kepala Daerah. Masalah ini harus menjadi prioritas dalam APBD perubahan untuk pembangunan SDN Melayu 5,” pungkas Yamin.(Kalimantanlive.com/Ilham)
Prihatin! Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Desak Pemko Segera Carikan Solusi untuk SDN Melayu 5







