BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Bank Kalsel telah meraih pencapaian penting dengan berhasil memenuhi ketentuan modal inti minimum sebesar Rp3 triliun, sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Ini merupakan langkah signifikan menuju stabilitas keuangan dan penguatan struktur perbankan Bank Kalsel.
Kepala OJK Kalsel, Agus Maiyo, mengungkapkan kepuasan atas pencapaian ini, menyatakan bahwa Bank Kalsel kini telah memenuhi syarat modal inti yang ditetapkan.
“Dari laporan yang kami terima, sebelumnya modal Bank Kalsel belum mencapai ketentuan yang ditetapkan. Namun, dengan penambahan modal yang telah dilakukan dan hasil laba yang positif, Bank Kalsel kini berhasil mencapai target tersebut,” jelas Agus.
Pada bulan Juni lalu, Bank Kalsel telah mencatatkan 99 persen dari target modal Rp3 triliun. Bank ini kini menunggu tambahan dari Pemkab Tanah Bumbu dan Pemkab Balangan untuk melengkapi 100 persen dari modal minimum yang diwajibkan.
“Meski target pencapaian 100 persen modal minimum ini memiliki batas waktu hingga Desember, kami sebagai regulator berharap Bank Kalsel tidak hanya mencapai angka Rp3 triliun tetapi juga melampaui angka tersebut untuk memperkuat permodalan mereka,” ujar Agus.







