JAKARTA, Kalimantanlive.com – Jajaran Kementerian Kesehatan RI harapannya agar PT Fapon sebagai anak usaha Fapon Biotech, perusahaan life science terkemuka dari China, dapat terus berkontribusi untuk mendorong kerja sama medis Indonesia-China dan meningkatkan kesejahteraan warga setempat.
Hal tersebut disampaikan saat sejumlah pejabat Kemenkes RI baru-baru ini mengunjungi PT Fapon Bioindustries Indonesia (PT Fapon) yang berkantor pusat di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat Sabtu (27/7/2024).
Dalam kunjungannya, Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Farmalkes) Kemenkes RI Dr Dra Lucia Rizka Andalucia memuji PT Fapon yang telah berupaya mendatangkan industri dan solusi diagnostik in vitro (in vitro diagnostic/IVD) terkemuka dan terjangkau ke luar negeri dan menyoroti langkah-langkah PT Fapon dalam mendorong tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di Indonesia.
“Lewat kerja sama strategis, kami siap membangun industri IVD lokal yang memiliki TKDN tinggi, serta memenuhi kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat di kalangan masyarakat Indonesia,” katanya.
Menurut pihak PT Fapon, pabrik yang baru mereka dirikan mampu memproduksi berbagai jenis produk dan solusi IVD untuk memenuhi kebutuhan IVD yang lebih terjangkau dan mudah diakses di Indonesia.







