Pipa Bocor di Jalan Pramuka, PAM Bandarmasih Sebut Ada Wilayah yang Mati Total, Catat Jam Pendistribusian Air!

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Akibat adanya kebocoran pada Pipa Transfer HDPE Diameter 500 mm di Jalan Pramuka, tepatnya di depan Hotel Bee, Minggu (4/8/2024).

Membuat sejumlah wilayah di Banjarmasin terkena dampak penurunan aliran tekanan hingga mati total.

Sebut saja seperti Banjarmasin Selatan di Jl. Gerilya, Jl. Basirih, Jl. Mantuil, Jl. Tatah Pemangkih, Jl. Tatah Belayung dan sekitarnya.

Lalu di Banjarmasin Barat yang terdampak ialah Trisaksi, Komplek Yuka, Banyiur Dalam, Kubah Basirih dan sekitarnya.

Dan Banjarmasin Utara yang terdampak di dikawasan Jl. Hasan Basri sebelah kanan dari Jembatan S. Parman sampai Jembatan Basid, Jl. Sultan Adam, Jl. Jahri Saleh, Sei. Jinggah, Sei. Andai, Sei Gampa, Sei Miai, Masjid Jami, Jl. Cemara, dan Jl. Adhyaksa.

Menanggapi hal tersebut, PAM Bandarmasih sigap turunkam tim lapangan untuk menindak lanjuti kebocoran tersebut

Supervisor Humas PAM Bandarmasih, Murjani menyampaikan, untuk proses pengerjaan tersebut, akan dikerjakan mulai tanggal 5 Agustus sampai dengan 6 Agustus 2024.

“Untuk pendistribusian akan mengalami penurunan mulai pukul 20.00 Wita sampai pukul 09.00 Wita, atau kurang lebih selama 13 jam,” ujar Murjani.

Lebih lanjut, Murjani juga menyampaikan, bagi para pelanggan yang memerlukan air bersih, dapat menghubungi call center PAM Bandarmasih di nomor 0511 325254 atau whatsapp center 081 5151 46.

“Jadi bisa didistribusikan air bersih dengan menggunakan mobil tanki,” ucap Murjani.

Oleh sebab itu, PAM Bandarmasih memohon maaf atas ketidaknyamanan ini, dan kiraya pelanggan bisa memakluminya.

“Pemulihan distribusi air akan berlangsung secara bertahap setelah perbaikan selesai dilaksanakan,” pungkasnya.(Kalimantanlive.com/Lina)

editor : TRI