Serampang juga menambahkan bahwa kompetensi tinggi dan pemahaman mendalam mengenai standar teknis merupakan kunci keberhasilan setiap proyek infrastruktur.
Sertifikasi ini memastikan bahwa setiap individu yang terlibat dalam proyek pembangunan memiliki kualifikasi yang sesuai dan dapat dipertanggungjawabkan.
BACA JUGA:Pj Bupati Mura Hermon Dorong Peran Aktif Pemuka Agama dalam Membangun Keharmonisan Sosial di Daerah
Kepala Dinas PUPR Mura, Paulus K. Manginte, melaporkan bahwa pelatihan diikuti oleh 40 peserta, terdiri dari 20 orang untuk pelaksana lapangan pekerjaan jalan jenjang 4 dan 5, serta 20 orang peserta pelaksana lapangan untuk pemasangan jembatan rangka baja.
“Saya berharap melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga mampu menerapkannya di setiap proyek yang akan dikerjakan, dengan komitmen untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri,” tutup Paulus K. Manginte.
Kalimantanlive.com/Efendi







