KALIMANTANLIVE.COM – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang pria yang merupakan pelatih renang, menendang guru renang wanita di bagian alat vital, hingga pingsan dan tercebur ke dalam kolam renang.
Berdasarkan informasi dan data dihimpun, bahwa peristiwa itu, terjadi di Kolam Renang Sabty Garden, Jalan Diponegoro, Kecamatan Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Jumat sore, 2 Agustus 2024, sekitar pukul 17.00 WIB.
Dalam video viral tersebut, terlihat seorang pelatih renang pria, yang belum diketahui identitasnya, sempat adu mulut dengan korban bernama Asriani Siregar (36).
Pria terus menendang korban beberapa kali, sambil adu mulut, Asriani mencoba membalas. Tapi, tendangan pria tepat terkena bagian vital pelatih renang dan langsung tersungkur ke kolam renang.
Orang berada di areal kolam renang itu, langsung menolong korban yang tampak dalam video tak sadarkan diri alias pingsan
Polres Asahan masih menyelidiki kasus penganiayaan yang dilakukan seorang pelatih renang di Kolam Renang Sabty Garden pada Jumat (2/8/2024) lalu.
Aksi penganiayaan terekam kamera handphone dan viral di media sosial.
Sekretaris Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Asahan, Agus Salim, menyatakan JS merupakan guru renang privat dan bukan pengurus PRSI.
Ia sangat menyayangkan kasus penganiayaan yang dilakukan di depan anak-anak.
“Kami sangat prihatin dan sangat menyayangkan kenapa peristiwa ini bisa terjadi. Kalau ada perselisihan sebaiknya diselesaikan tanpa adanya kekerasan,” bebernya, Senin (5/8/2024).
Agus Salim berharap kasus penganiayaan dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
“Semoga ini diselesaikan sebaik mungkin,” ucapnya.
Kronologi kejadian
Dikatakan Sekretaris PRSI Asahan, Agus Salim, kasus penganiayaan berawal ketika korban mengajak murid-muridnya latihan lompat di kolam renang dan diganggu murid pelaku.
“Pas anak (didik) korban, mau lompat di batu lompat, tiba-tiba anak didik si laki laki (pelaku) datang menurunkan anak didik korban dengan cara digendong, lokasi batu lompat pun dikuasai anak didik pelaku,” jelasnya.
Korban kemudian menegur pelaku secara baik-baik, namun pelaku tak terima.
“Si laki-laki marah, maki-maki dengan nada nggak pantas, sambil menendang sesuai dengan video itu, ditendangnya di apanya, kena kemaluannya, itu pemicunya sempat pingsan korban dan masuk dalam kolam,” tukasnya.










