Johansyah menambahkan bahwa kontribusi terhadap pembangunan daerah tidak harus dilakukan melalui posisi penting atau menjadi bagian dari pemerintahan. Pemuda dapat berperan melalui berbagai profesi, termasuk sebagai mahasiswa atau anggota organisasi kepemudaan.
“Kita harus mengubah pola pikir lama yang menganggap pembangunan hanya bisa dilakukan melalui pemerintahan. Sebaliknya, kontribusi bisa diberikan dalam berbagai bidang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Johansyah menyatakan bahwa banyak hal yang bisa dilakukan oleh generasi muda untuk ikut serta dalam pembangunan daerah. Salah satunya adalah dengan memberikan ide-ide dan pemikiran konstruktif serta menghindari perilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba.
Politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini optimistis bahwa generasi muda di Murung Raya akan mampu mewujudkan hal tersebut dan berperan aktif dalam pembangunan daerah ke depannya.
Kalimantan.com/efendi










