Lebih lanjut Darmawan menjabarkan bahwa keandalan pasokan listrik PLN di IKN ditopang oleh 2 Gardu Induk (GI) 150 kilo volt (kV) yang terdiri atas GIS 4 dengan Kapasitas 2×60 megavolt ampere (MVA) serta GI Mobile Gersik dengan kapasitas 2×30 MVA, jaringan transmisi sepanjang 26,03 kilometer-route (kmr), jaringan distribusi sepanjang 64 kilometer sirkit (kms) serta 23 Gardu yang terdiri dari 4 Gardu Hubung, 2 Gardu Istana, 17 Gardu Distribusi, 35 Uninterruptible Power Supply (UPS) cadangan, dan 28 genset emergency.
”Ini adalah suatu sistem kelistrikan yang berorientasi pada masa depan, yang menggambarkan transisi energi bukan hanya dalam rangka high level strategis tetapi dalam suatu operasional yang efektif,” pungkas Darmawan.

Ditemui di tengah inspeksi jalur backbone IKN, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Kalimantan Abdul Salam Nganro menyampaikan selain kegiatan ini diselenggarakan untuk memastikan kesiapan personil, melalui skema yang berlapis memastikan kondisi peralatan harus terhindarkan dari segala macam bentuk anomali yang dapat berdampak vital bagi kelancaran HUT RI ke-79.
“Semoga dengan segala persiapan yang sudah kita laksanakan bersama seluruh pejuang kelistrikan mampu memberikan kado yang manis dalam peringatan yang bersejarah kali ini. Skema 4 lapis ini merupakan bukti dari keseriusan kami, di mana dengan sangat detail memastikan bahwa seluruh sistem kelistrikan dapat berfungsi secara optimal selama acara berlangsung,” pungkas Salam.
Sumber: Humas PLN
Editor: Elpian







