PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Sanggar Seni Akademi Borneo Gunkay (ABG) kembali ‘mengguncang’ Bumi Tuntung Pandang, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel). Mereka tampil memukau pada pementasan Sendratari Perang Batakan, Sabtu (17/8/2024) malam.
Bertempat di halaman kantor bupati Tala yang berada di tepi Jalan A Syairani, Kota Pelaihari, para penari Sanggar Seni ABG tampil pada Malam Resepsi Merah Putih. Mereka adalah para mahasiswa maupun tenaga kependidikan Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala).
Malam Resepsi Merah Putih itu dihadiri Pj Bupati Tala Ir H Syamsir Rahman MS yang didampingi Pj Ketua TP PKK Tala Hj Rizky Yulia Syamsir Rahman. Hadir pula Direktur Politala Dr Mufrida Zein SAg MPd beserta jajaran serta para pejabat teras Pemkab Tala dan tamu undangan lainnya.
Mereka (belasan orang) tampil mengesankan dan memukau seluruh hadirin. Masing-masing mengabadikan dengan gawai guna merekam atau memfoto pementasan spektakuler yang berlangsung sekitar 17 menit tersebut.
Catatan media ini, durasi tersebut tergolong singkat dikarenakan masih ada sesi acara lainnya pada Malam Resepsi Merah Putih tersebut. Meski begitu para pemain Sanggar Seni ABG tetap mampu mengoptimalkan pementasan secara apik sehingga esensi sejarah kejuangan Perang Batakan tetap dapat tersampaikan kepada penonton.
Pada kondisi normal, pementasan Sendratari Perang Batakan berdurasi sekitar 45 menit dengan iringan live musik yang juga dimainkan oleh para pemain Sanggar Seni ABG. Para pemainnya pun lumayan banyak yakni sekitar 50 orang.
Pagelaran Sendratari Perang Batakan tersebut didukung sepenuhnya oleh Direktur Politala Dr Mufrida Zein MPd dan Pj Bupati Tala Ir H Syamsir Rahman MS.
Para pemain sendratari tersebut sebagai berikut; Alam Setia Hadi sebagai Kapten Mustafa Idham, Ahmad Muhajir sebagai Charles Foster pimpinan tentara Belanda. Ahmad Badawi dan Iqmal sebagai pengawal Komandan Belanda.
Kemudian, Wanan Syifa, Ulfia, Dini, Saudah dan Laili sebagai Pasukan Pertahanan Rakyat. Kemudian, Nova, Ilma dan Putri sebagai noni Belanda.
Pementasan Sendratari Perang Batakan tersebut tak cuma mendapat acungan jempol kalangan penonton. Bahkan Pj Bupati Tala Ir H Syamsir Rahman MS yang turut menyaksikannya juga memberi apresiasi khusus.
Hal itu ia sampaikan dalam sambutannya seusai pementasan sendratari tersebut. Syamsir berharap pementasan tersebut dapat diperluas untuk dipentaskan kembali pada Hari Jadi Kabupaten Tanah Laut pada Bulan Desember 2024 nanti.
Syamsir mengatakan pada pementasan momen hari jadi tersebut kelak ia harapkan unsur Forkopimda Tala seperti Kapolres, Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari serta dirinya juga dilibatkan sebagai pemain yang turut memerankan karakter pejuang pada sejarah Perang Batakan tersebut.
Sendratari Perang Batakan juga pernah dipentaskan di Bukit Timah pada tahun silam. Saat itu, pementasannya pun sukses dan spektakuler yang memuaskan seluruh pengunjung yang tetap bertahan di lokasi hingga berakhirnya pementasan pada tengah malam.










