Bank Kalsel dan Dishub Banjarmasin Luncurkan Inovasi Digital Parkir: QRIS untuk Juru Parkir

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Dalam upaya memperkuat ketertiban dan modernisasi pengelolaan parkir di Kota Banjarmasin, Bank Kalsel bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin meluncurkan inovasi baru berupa penerapan sistem pembayaran digital dengan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) bagi para juru parkir.

Inisiatif ini diresmikan dalam acara sosialisasi penyelenggaraan parkir yang digelar di Calamus Ballroom, Rattan in Banjarmasin, Senin (19/8/2024).

BACA JUGA: Bank Kalsel Rayakan Milad ke-20 Unit Usaha Syariah dengan Spirit Berbagi

Peluncuran ini tidak hanya berfokus pada penerapan QRIS, tetapi juga pada penyerahan seragam baru dan tanda pengenal bagi para juru parkir di kota ini. Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, bersama Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, secara simbolis mengalungkan kode QRIS dan menyerahkan seragam serta tanda pengenal kepada perwakilan juru parkir.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan, Selamet Begjo, dan Kepala Cabang Utama Bank Kalsel, Muhammad Yamin, serta disaksikan oleh berbagai pejabat terkait, termasuk perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Polresta Banjarmasin, dan Dandim 1007/Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, menekankan pentingnya adaptasi teknologi di era digital, khususnya dalam sektor publik seperti pengelolaan parkir. Ia mengajak para pengelola dan juru parkir untuk tidak menjadikan keterbatasan teknologi atau perangkat sebagai alasan untuk tidak berpartisipasi dalam transformasi digital ini.

“Dengan adanya sistem QRIS ini, kita berharap transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan parkir meningkat, yang pada akhirnya akan memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Banjarmasin,” ujar Ibnu Sina.

Senada dengan pernyataan tersebut, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, mengungkapkan bahwa Bank Kalsel merasa bangga bisa berperan dalam mendorong inklusi keuangan dan memperluas penggunaan transaksi non-tunai.

“Penerapan QRIS ini merupakan salah satu wujud komitmen kami dalam mendukung transformasi digital, terutama dalam sektor layanan publik seperti parkir. Kami berharap, dengan adanya QRIS, masyarakat dapat menikmati kemudahan, keamanan, dan kenyamanan dalam melakukan transaksi pembayaran,” jelas Fachrudin.