KUALA KAPUAS, Kalimantanlive.com – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Kapuas, Vitrianson, mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Septedy, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah tahun 2024 melalui platform Zoom.
Rapat yang berlangsung pada Senin (19/08/2024) di Ruang Rapat Bupati Kapuas, Jalan Pemuda km 5,5, ini bertujuan untuk mengatasi tantangan inflasi di tingkat daerah.
BACA JUGA: Asisten III Kabupaten Kapuas Ikuti Fun Bike Rayakan HUT RI ke-79
Rakor ini dipimpin oleh Inspektur Jenderal Kemendagri RI, Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si., dan diikuti oleh sejumlah pejabat dari berbagai kementerian, gubernur, bupati, walikota, serta para narasumber yang hadir secara daring maupun luring.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Pudji Ismiartini, dalam paparannya, mengungkapkan tren inflasi di bulan Agustus dari tahun 2020 hingga 2023, yang secara historis didominasi oleh deflasi, kecuali pada Agustus 2021 yang mengalami inflasi.
Pada Agustus 2022, deflasi tercatat mencapai 1,80%, dengan kontribusi terbesar dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau.
“Komoditas bawang merah memberikan andil deflasi terbesar pada Agustus ini, dengan nilai 0,15%,” jelas Pudji.
Selain bawang merah, beberapa komoditas lain yang rutin berkontribusi pada deflasi di bulan Agustus adalah daging ayam ras, cabai merah, telur ayam ras, dan cabai rawit.









