BATULICIN, Kalimantanlive.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) demi hadapi tantangan akidah menjelang pemilukada 2024, di Ruang Rapat Bersujud, Rabu (28/8/2024).
Rakerda ini menghadirkan sejumlah ulama dan tokoh masyarakat untuk membahas berbagai isu krusial yang dihadapi umat Islam, terutama dalam mempertahankan akidah dan moralitas di tengah tantangan modern, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) 2024.
BACA JUGA: 35 Anggota DPRD Tanah Bumbu Resmi Dilantik, Berikut Daftarnya
Meskipun Bupati Tanah Bumbu berhalangan hadir, Sekretaris Daerah, Ambo Sakka, mewakili Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan acara ini. Ia menegaskan pentingnya peran ulama dalam membimbing masyarakat, khususnya di saat-saat krusial seperti menjelang Pemilukada.
“Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan Rakerda MUI Kabupaten Tanah Bumbu. Ini adalah momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara ulama dan pemerintah dalam menghadapi tantangan akidah dan moralitas masyarakat,” ujar Ambo Sakka.
Rakerda kali ini mengusung tema “Dukung Pemilukada Gubernur/Wakil Gubernur dan Bupati/Wakil Bupati Tahun 2024 dengan Damai, Jauh dari Praktik Kotor.”
Tema ini mencerminkan peran penting ulama dalam menjaga integritas dan moralitas masyarakat, terutama menjelang pelaksanaan Pemilukada serentak pada 27 November 2024.







