PURUK CAHU, Kalimantanlive.com – Doni, calon Wakil Bupati Kabupaten Murung Raya, resmi mendaftar bersama H Nuryakin, sebagai pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang dikenal dengan sebutan “Nurani”.
Dalam kesempatan tersebut, Doni mengungkapkan langkah besar yang diambilnya dengan mengundurkan diri dari jabatan anggota DPRD Kabupaten Murung Raya. Keputusan tersebut diambil untuk lebih fokus membangun daerahnya.
“Saya mundur dari DPRD karena saya percaya untuk membuat perubahan besar di Murung Raya, saya harus terjun langsung ke dalam pemerintahan. Sebagai wakil rakyat, memang ada banyak hal yang bisa saya lakukan, tetapi untuk membangun Murung Raya secara menyeluruh, saya harus berada di jalur eksekutif,” ujar Doni.
Pasangan “Nurani” yang diusung oleh koalisi empat partai besar – PDIP, PKS, PPP, dan Gerindra – berkomitmen untuk membawa perubahan yang bersih dan transparan bagi Murung Raya. Doni menegaskan bahwa mereka hadir bukan untuk mencari kekuasaan, melainkan untuk mengabdi demi kesejahteraan masyarakat.
“Kami hadir dengan niat tulus, bukan untuk mengejar kekuasaan. Kami ingin memastikan Murung Raya maju tanpa ada praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Kami ingin memberikan contoh bahwa pemerintahan yang bersih dan adil itu mungkin ada,” tegas Doni.









