KPK Lakukan Observasi di Banjarbaru sebagai Calon Percontohan Kota Anti Korupsi di Kalsel

Kegiatan observasi ini turut dihadiri oleh Inspektur Provinsi Kalimantan Selatan, Akhmad Fydayeen, yang dalam sambutannya menyatakan bahwa ini adalah kesempatan bagi Kota Banjarbaru untuk menjadi contoh sebagai kota anti korupsi.

“Melalui kegiatan ini, kita memiliki kesempatan untuk menyamakan persepsi dan merencanakan langkah-langkah konkret dalam mewujudkan Kota Banjarbaru sebagai kota percontohan anti korupsi. Kami juga mengajak semua pihak di Kalimantan Selatan untuk bersama-sama mensukseskan program ini. Kami yakin dengan kerja keras, komitmen, dan integritas yang tinggi, kita dapat menjadikan Kalimantan Selatan sebagai contoh daerah bebas korupsi,” ujarnya.

BACA JUGA: Banjarbaru Sabet Juara 1 Geospasial Banua Award 2024, Ini Predikat Juara Kesekian Kalinya di Era Aditya

Sebagai tuan rumah, Aditya menjelaskan bahwa tidak ada persiapan khusus dari Pemerintah Kota Banjarbaru dalam proses penilaian ini. Sebaliknya, ia menyatakan bahwa pencapaian ini adalah kebanggaan bagi Kota Banjarbaru sebagai kandidat Kabupaten/Kota Percontohan Anti Korupsi di Kalimantan Selatan.

“Tidak ada persiapan khusus, semua berjalan seperti biasa. InsyaAllah, tidak ada yang direkayasa, dan mudah-mudahan ini menjadi kebanggaan bagi Kota Banjarbaru. Mari kita bersama-sama bersinergi dalam melaksanakan pencegahan korupsi sesuai peran dan kedudukan kita di masyarakat, sehingga memberikan dampak positif dalam upaya pemberantasan korupsi,” ungkapnya.

Aditya juga menambahkan bahwa Kota Banjarbaru telah memiliki Mal Pelayanan Publik sebagai salah satu indikator praktik antikorupsi, yang tidak hanya melayani secara langsung tetapi juga secara digital. Ini tidak hanya lebih efisien bagi masyarakat Kota Banjarbaru, tetapi juga meningkatkan transparansi dalam berbagai transaksi pelayanan publik.

Dalam forum observasi tersebut, Pemerintah Daerah Kota Banjarbaru memaparkan program antikorupsi berdasarkan indikator Kabupaten/Kota anti korupsi, dan tim dari KPK RI mengadakan sesi tanya jawab terkait enam indikator dan 19 komponen. Setelah itu, tim KPK melakukan peninjauan langsung ke Mal Pelayanan Publik Kota Banjarbaru, Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru, dan Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru.

Sumber:MC Kominfo Bjb
Kalimantanlive.com/putri

Editor: elpian