“Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia terwujud dari pertumbuhan ekonomi yang mencapai 4,35 persen dan penurunan angka kemiskinan menjadi 2,3 persen dan menjadikan Kabupaten Banjar salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan terendah se-Indonesia serta peningkatan cakupan layanan kesehatan semesta mencapai 98,42 persen pada tahun 2024,” ucap Saidi.
Saidi Mansyur menuturkan Pemkab Banjar terus berinovasi memberikan pelayanan publik yang lebih mudah dan cepat bagi seluruh masyarakat yang berasal dari berbagai kalangan dengan memanfaatkan teknologi informasi melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Digital.
Bangunan mal yang representatif dilengkapi berbagai fasilitas maupun sarana prasarana pendukung jadi alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pemerintah daerah seiring kemajuan jaman yang serba digital dan media sosial yang menjadi garda terdepan terutama bagi pembangunan daerah.
“Kami berharap, MPP yang sudah dilengkapi berbagai pelayanan publik berbasis digital mampu membuat pelayanan semakin baik dan cepat sehingga masyarakat menikmati pelayanan yang terbaik dan sudah seharusnya diberikan oleh Pemkab Banjar,” kata Saidi.
Puncak peringatan Harjad ke-74 Kabupaten Banjar diisi penyerahan bantuan dan penghargaan bupati berupa kendaraan operasional kepada tenaga sosial keagamaan di Kecamatan Paramasan sebanyak 17 unit, penyerahan manfaat kepada nasabah program dana pinjaman “Kurma Manis” PT BPR Martapura Banjar Sejahtera.
Selain itu, piagam penghargaan juga diserahkan kepada Sumiatin sebagai terbaik 1 lomba kader posyandu tingkat Provinsi Kalimantan Selatan dan pemenang lomba inovasi tangguh dan andalan Kabupaten Banjar kategori ASN/SKPD dan umum/masyarakat.







