Muhlis dalam pesan sambutannya mengingatkan agar para pemain yang bertanding fair play, menjunjung tinggi sportivitasnya di lapangan dan di luar lapangan.
“Agar para pemain menunjukan respect kepada tim lainnya. Tunjukan tujuan kompetisi ini bukan hanya mencari juara, tetapi juga untuk silaturahmi, silaturahmi itu yang utama. Artinya bila silaturahmi, menang-kalah itu biasa, tapi kita semakin punya hubungan yang baik,” pesan Muhlis.
BACA JUGA: DPRD Barito Utara Gelar Paripurna I dan III Bahas Perubahan APBD serta Pengumuman Fraksi 2024
Para official dan pelatih tidak lupa juga diingatkan Penjabat Bupati tersebut, agar jangan memprovokasi pemain ketika terjadi ketegangan, dan hendaknya menjadi peneduh.
Menanggapi permintaan Ketua Umum PBVSI Barut tentang pembangunan GOR Voli, Muhlis mengatakan menerima masukan tersebut untuk dipertimbangkan. “Juga mempertimbangkan alternatif lain seperti membuat atap yang dapat buka tutup di Tiara Batara,” sebutnya.
Herman AB yang diwawancarai beberapa media usai acara mengatakan, pengajuan pembangunan GOR Voli adalah untuk menunjang sara prasarana ke depan. Pasalnya, turnamen voli terus berlanjut dari tahun ke tahun karena sifatnya merupakan piala bergilir.
Menjawab pertanyaan mengenai pembinaan atlet, dia menyampaikan bulan November akan memberangkatkan 3 atlet hasil Selekda untuk menuju ke Solo.







