Lebih jauh dia memberikan bayangan tentang efek yang terjadi apabila berita tadi sampai ke masyarakat yang dapat menimbulkan konflik sosial atau memicu kisruh di tengah masyarakat.
“Tolong saya dibantu bersama Pak Kapolres, supaya (berita semacam tadi) dipertimbangkan untuk dirilis,” ujar Dandim 1013.
BACA JUGA: Diikuti 130 Peserta, Pj Bupati Barito Utara Muhlis Buka Turnamen Bulu Tangkis Bupati Cup 2024
Dia selanjutnya menjelaskan tentang kecendrungan psikologi dan karakter masyarakat yang beraneka rupa dalam hal mencerna atau menginterpretasi suatu informasi berita.
“Sesuatu yang kita tulis belum tentu orang mau tau maksud yang kita tulis. Tapi kebanyakan orang melihat sekilas akhirnya timbul persepsi negatif,” kata Agussalim Tuo.
Diterangkannya pula problem kefanatikan para pendukung Paslon yang dapat menjadi permasalahan pula bila informasi yang disugukan ke publik kurang bijak. Informasi akan direspon sesuai kadar keadaannya tersebut.
“Setiap orang ada yang cinta mati, mau dipengaruhi bagaimanapun, tidak mau belok. Cinta mati,” kata Dandim 1013 Muara Teweh itu.
Acara tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban sambil menikmati aneka hidangan yang disediakan Kodim 1013 Muara Teweh.
Kalimantanlive.com /M Gazali Noor
Editor: elpian










