Program pendistribusian bersih ini dimulai sejak 2019 dengan pembangunan embung yang disalurkan ke rumah masyarakat melalui pipanisasi.
“Dan layanan ini mulai berjalan dari 2023,” jelas Edy.
Hingga saat ini cakupan distribusi air yang dikelola sudah hampir mencakup 500 kepala keluarga dengan produksi air sekitar 900 meter kubik selama sebulan.
“Kalau omset selama sebulan sekitar Rp 10 juta sampai Rp 12 juta,” tutup Edy
(Kalimantanlive.com/ A Hidayat)
editor : TRI










