PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Tragedi pendulangan emas kembali terjadi di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Setelah beberapa waktu lalu terjadi di Kecamatan Pelaihari, kali ini terjadi di Kecamatan Tambang Ulang.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (9/9/2024) malam. Tiga orang pendulang tewas akibat tertimpa tebing area pendulangan yang longsor.
# Baca Juga :HUT Bhayangkara, Satpolairud Polres Tanah Laut Periksa Kesehatan Warga Desa Sungai Rasau
# Baca Juga :Kapolres Tanah Laut Musnahkan Ratusan Gram Sabu Hasil Operasi Antik 2024, Puluhan Pengedar Ditangkap
# Baca Juga :Tabrakan Maut di Kintap Tanah Laut, Kalsel Seorang Anggota Polres Kotabaru Meninggal Dunia
# Baca Juga :Polres Tanahlaut Bekuk Bandar Besar dan Sita 7,5 Ons Sabu, Jaringan Kalbar yang Terafiliasi Malaysia
Ketiga korban yaitu Zainuddin kelahiran Kandangan 27 April 1982 warga Desa Martadah Baru RT 000/000 Kecamatan Tambang Ulang.
Abdullah kelahiran Gambut 29 Mei 1995 warga Desa Palm Jalan Purnawirawan Palm RT 04 RW 02 Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru.
Fadli alias Kapten kelahiran Tambang Ulang 01 Juli 1959 warga Jalan A Yani Tambang Ulang RT 04 RW 02 Desa Tambang Ulang.
Informasi dihimpun, Zainudin dan Abdullah adalah kakak beradik. Hal ini ditegaskan oleh Kades Martadahbaru Slamet Prayitno.
Kapolres Tala AKBP Muhammad Junaeddy Johnny melalui Kasat Reskrim AKP Satria Madangkara Syarifuddin, Selasa (10/9/2024) menerangkan pada Hari Senin sekitar pukul 23.45 Wita personel gabungan Sat Reskrim dan Polsek Tambang Ulang mendatangi TKP korban meninggal tersebut.
Pada giat yang berlangsung hingga Selasa subuh tersebut, pihaknya sekaligus melakukan pemasangan police line di lokasi kejadian.
Satria menyebutkan lokasi kejadian yakni di wilayah Desa Martadah RT 01 Dusun I Kecamatab Tambang Ulang dengan titik koordinat Long Let 03°39’07.30″ S 114°46’48.76″ E.
Penuturan warga, lokasi pendanaan tersebut disebut Pilung Keramat.
Pada Hari Senin sekitar pukul 22.50 Wita, jelas Satria, ada informasi dari masyarakat bahwa adan tiga orang korban meninggal akibat tertimbun tanah di lokasi pendulangan emas yang berlokasi di wilayah RT 01 Desa Martadah Kecamatan Tambang Ulang.
Namun pada saat itu korban sudah dievakuasi dan dibawa pihak keluarga masing-masing ke rumah duka.
Dari informasi tersebut, anggota Sat Reskrim Polres Tanah Laut beserta anggota Polsek Tambang Ulang mengumpulkan data dari keterangan masyarakat.
Diperoleh informasi bahwa sekitar pukul 17.00 Wita para korban berangkat dari rumah masing-masing dengan membawa peralatan manual berupa cangkul, linggis dan lenggangan/ dulangan untuk mencari emas.
Kemudian sekitar pukul 19.00 Wita para korban mulai menggali lubang secara horizontal (menyolong) di tebing lubang pendulangan emas (lubang dong feng) yang telah selesai bekerja dan ditinggalkan para pekerjanya pulang ke rumah.
Pada saat para korban sedang mengambil pasir emas, terjadi longsor yang mengakibatkan para korban tertimbun, mengetahui kejadian tersebut kemudian saksi atas nama Syahrani meminta bantuan kepada warga untuk mengevakuasi para korban.
Namun setelah dievakuasi ternyata para korban sudah meninggal.







