“UMKM yang kuat akan menjadi lokomotif penggerak ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi pelaku UMKM untuk lebih kreatif dan inovatif, serta meningkatkan kualitas produk mereka,” kata Gubernur Sugianto.
Gubernur juga menekankan bahwa kegiatan ini sejalan dengan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).
Dalam rangka membantu UMKM yang masih belum optimal berkembang, Pemprov Kalteng akan memberikan bantuan permodalan sebesar 2,5 juta rupiah untuk 8.000 pelaku UMKM pada tahun 2025.
Pj. Bupati Kapuas, H. Darliansjah, turut mendukung acara ini dengan menyatakan bahwa UMKM berperan penting dalam perekonomian daerah, mulai dari penyediaan lapangan kerja hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap Gebyar UMKM dapat menjadi momentum bagi pelaku UMKM untuk memperluas jaringan, meningkatkan kualitas produk, serta bersaing di pasar nasional maupun internasional.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung UMKM di Kabupaten Kapuas melalui berbagai program, seperti Bantuan Modal UMKM, Pelatihan Manajemen Digitalisasi, dan lain-lain,” tambahnya.







