MUARA TEWEH, Kalimantanlive.com – Calon Bupati Barito Utara Akhmad Gunadi Nadalsyah menyebutkan janji politik sekolah gratis 16 tahun yang disampaikan oleh bakal calon tentetu hal yang tidak mungkin.
Pernyataan tersebut disampaikannya Agi, panggilan akrab Akhmad Gunadi Nadalsyah pada acara deklarasi Pasangan Bakal Calon Bupati Barito Utara bersama Sastra Jaya (AGI – SAJA) pada Pilkada 2024, di Arena Terbuka Tiara Batara Muara Teweh. Senin, 9 September 2024 lalu.
BACA JUGA: AGI-SAJA Resmi Mendaftar di KPU, Maju Pilkada Barito Utara 2024, Usung Keberlanjutan
BACA JUGA: GOGO-HELO Daftar di KPU Barito Utara, Resmi Maju di Pilkada 2024, Siap Diawasi Panwaslu
Di hadapan ribuan pendukungnya, Agi menyampaikan kritik terbuka kepada Bakal Calon yang menjanjikan dan memikat masyarakat Barito Utara dengan program sekolah gratis 16 tahun itu. Artinya sejak SD (6 tahun), SMP (3 tahun, SMA (3 tahun) hingga Kuliah (4 tahun), gratis.
“Ada program yang menjanjikan pendidikan gratis 16 tahun. Janji ini adalah janji bohong biasa, itu sangat tidak mungkin. Wewenang tingkat Kabupaten hanya menggratiskan hingga SMP. Tingkat SLTA dan seterusnya merupakan wewenang pemerintah provinsi,’ kata dia.
Akan tetapi Agi masih mencoba merasionalkan program tadi melalui solusi lain agar program tadi dapat benar-benar terwujud. Yakni apabila terdapat sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Bupati) dan Pemerintah Provinsi (Gubernur).
Hal itu, menurut Agi, berdasar Undang-Undang atau PP No. 12 Tahun 2019 yang memuat aturan pengelolaan keuangan daerah, baik penerimaan dan pengeluaran keuangan oleh pemerintah daerah, sehingga seharusnya menjadi wewenang pemerintah provinsi menurutnya.










