35 Wartawan Kalsel Ikuti Sekolah Pasar Modal Spesial PT Bursa Efek Indonesia, Tingkatkan Literasi Investasi Pasar Modal

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Kalimantan Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi sektor keuangan dengan menyelenggarakan Sekolah Pasar Modal (SPM) Spesial Bersama Wartawan Kalimantan Selatan, Jumat (13/9/2024)

Sebanyak 35 wartawan dari 27 media cetak, elektroinik, online dan radion di Kalsel peserta SPM Spesial PT BEI Kalsel mendeapatkan pemaparan tentang seluk beluk dunia Pasar Modal oleh para pembicara dari Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Indonesia Securities Investor Protection Fund (SIPF).

BACA JUGA: Pulau Jawa Masih Dominasi Investor Domestik Pasar Modal di Tanah Air, Kalsel Peringkat Empat

Trainer Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalsel, Feby Devina, menjadi moderator acara SPM Spesial yang dimulai pukul 09.00 hingga 11.00 WITA.

Senior Manager Unit Pengembangan Pasar KPEI, Sadhu Mahardika, memaparkan tentang Pinjam Meminjam Efek (PME) atau Securities Borrowing and Lending (SBL).

Menurut dia PME atau SBL merupakan fasilitas yang memberikan kesempatan bagi pemilik saham untuk memperoleh pendapatan dari peminjaman saham yang dimilikinya. Layanan PME dapat dijadikan alternatif untuk mendapatkan pendapatan tambahan dari investasi saham yang dimiliki.

Sebanyak 35 wartawan mengikuti Sekolah Pasar Modal (SPM) Bersama Wartawan Kalsel yang digelar oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Kalsel, Jumat (13/9/2024). (Humas BEI Kalsel)

Melalui SBL jelas dia, memungkinkan investor meminjamkan saham untuk pendapatan tambahan meskipun harga saham turun.

Antonius Angga Aryasi, Kepala Unit Pengawasan 1 KSEI, menjelaskan peran KSEI dalam pengelolaan penyimpanan saham dan perlindungan aset investor serta bagaimana KSEI menjaga keamanan dan keteraturan transaksi.