BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Pulau Jawa masih mendominasi pertumbuhan investor domestik di tanah air dengan jumlah sebesar 68,23 persen, dengan total asset sebesar 4,953 Triliun.
Demikian diungkapkan Kepala Unit Pengawasan 1 Kustodian Sentral Efek Indonesia, Antonius Angga Aryadi Putra dalam Sekolah Pasar Modal (SPM) Spesial Bersama Spesial bersama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (IDClear), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan PT Indonesia Securities Investor Protection Fund (Indonesia SIPF) Bersama Wartawan Kalimantan Selatan, Jumat (13/09/2024) pagi.
“Pulau Kalimantan menduduki posisi keempat pulau atau regional dengan jumlah investor 5,13 persen dari total populasi penduduk Indonesia dan aset mencapai Rp133,67 triliun,” kata Angga dalam pemaparannya di hadapan 35 wartawan yang mengikuti SPM dari PT BEI Kalsel.

Angga menyebutkan, bahwa pertumbuhan pasar modal secara nasional per Agustus 2024 sudah mencapai 13.660.707 investor atau tumbuh 12,27 persen dibandingkan tahun lalu.
“Dominasi investor di pasar modal berdasarkan jenis kelamin adalah laki-laki, sedangkan rentang usia terbanyak dari Gen Z atau usia kurang dari 30 tahun,” jelasnya.
Sementara jika dilihat dari latar belakang pendidikan masih didominasi lulusan S1 dengan jumlah pekerjaan terbanyak pegawai swasta, disusul guru, TNI, polisi dan pensiunan.









