PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Mahasiswa Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tala, Jumat (13/9/2024) siang, menggelar jumpa pers menyikapi pilkada serentak November 2024.
Jumpa pers yang berfokus pada netralitas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tala tersebut dipimpin oleh Korlap Aksi PMII Tala Rahmat Aziz Raihan. Ia didampingi beberapa aktivis PMI Tala lainnya.
# Baca Juga :Petir Sambar Tempat Menyimpan Logistik Pemilu di Kintap hingga KWH Listrik Terbakar, Ini Kata KPU Tala
# Baca Juga :Kerahkan 18 Orang Sortir dan Lipat Surat Suara Pemilu, KPU Tala Targetkan 2 Pekan Tuntas
# Baca Juga :Paslon H Sani-Kadarusman Datang ke KPU Tabalong Diiringi Ratusan Massa Pendukung
# Baca Juga :Seribu Lebih Pantarlih Pilkada 2024 Tala Mulai Lakukan Coklit, Tahap Awal Sasar Sejumlah Tokoh
Bertempat di sekretariat PMII Tala di kawasan Jalan A Syairani, Pelaihari, mereka mengingatkan KPU Tala agar benar-benar menjaga netralitas pada penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 27 November 2024.
“Kami sebagai organisasi kepemudaan dan organisasi kemahasiswaan selama ini selalu menyoroti dan mengamati kinerja KPU Tala,” tegas Raihan.
Ia mengatakan pihaknya mengkhawatirkan adanya intimidasi dari pihak-pihak lain atau gangguan pihak-pihak tertentu yang mengganggu jalannya pilkada tahun ini.
“Dalam hal ini kami hanya ingin memastikan netralitas, integritas, dan profesionalitas KPU Tala pada penyelenggaraan pilkada 2024 tahun ini,” timpal Nisnina Safitri, anggota PMII Tala.
Tersebab itu pula pihaknya pada tanggal 17 September 2024 mendatang akan menggelar aksi demonstrasi ke Kantor KPU Tala. Tujuan aksi untuk mengingatkan KPU Tala menjaga netralitas.
Pada pilkada nanti, lanjutnya, PMII Tala juga akan memantau di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Dalam kaitan hal tersebut pihaknya juga telah mendaftar ke KPU Tala bahwa akan melakukan pemantauan di TPS di sejumlah tempat di seluruh wilayah kecamatan di Tala.
Raihan dan kawan-kawan juga mengimbau warga Tala yang telah memiliki hak demokrasi dapat menggunakan suara sebaik mungkin pada pilkada nanti. Memilih sesuai hati nurani, bukan karena iming-iming lain.
Sedangkan kepada tim pasangan bakal bupati/wabup Tala, juga diminta melakukan kampanye secara baik. Tak kalah penting menjaga suasana sejuk dan kondusif.
Mereka tak menghendaki adanya kampanye hitam karena hanya akan mencederai demokrasi. “Juga jangan sampai ada yang namanya money politik,” tegas Raihan.
Terpisah, Ketua KPU Tala Rudy Pratikno saat dikonfirmasi mengatakan bahwa KPU Tala dalam menjalankan tugas, wewenang, dan kewajiban senantiasa berpedoman pada azas pemilu luber dan jurdil.










