Wali Kota Aditya Tegas! 4 Fokus Utama Pencegahan Korupsi di Banjarbaru Dibahas dalam Rakor

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Kota Banjarbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas korupsi dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi di Ruang Rapat Yaqut Baru DPRD Kota Banjarbaru, Jumat (13/09/2024).

Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin, bersama para pejabat penting, menghadiri rakor ini untuk membahas empat fokus utama yang menjadi kunci dalam memperkuat tata kelola pemerintahan bersih dan transparan.

# Baca Juga :Luar Biasa! 3 Hari Berturut-turut, Wali Kota Banjarbaru Raih Penghargaan Nasional, Kali Ini WTN 2024 dari Kemenhub!

# Baca Juga :Gratis Hingga 2025! Wali Kota Banjarbaru Luncurkan Armada Angkutan Juara Nyaman dan Ber-AC

# Baca Juga :Wali Kota Banjarbaru MOU dengan Sejumlah Bank, Serahkan Bansos dan Lepas Cadang Pangan

# Baca Juga :Sosialisasi Rawan Bencana, Wali Kota Banjarbaru: Mari Menghargai Peran Penting Para Relawan Bencana

Dalam sambutannya, Wali Kota Aditya menyatakan bahwa rapat ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi serta menjaga integritas pemerintahan Kota Banjarbaru. Salah satu alat penting dalam pencegahan korupsi yang dibahas adalah Monitoring Center for Prevention (MCP), sebuah sistem pemantauan yang dirancang untuk memantau dan mencegah korupsi.

“Melalui rapat koordinasi ini dan pengawasan MCP, kita bisa menghindari segala potensi korupsi sehingga tata kelola Pemerintah Kota Banjarbaru akan menjadi lebih baik ke depannya,” tegas Aditya.

Empat topik utama yang menjadi fokus pembahasan dalam rakor ini adalah:

  1. Pengamanan Barang Milik Daerah (BMD)
    Pengelolaan aset milik daerah menjadi prioritas utama untuk menghindari penyalahgunaan dan potensi korupsi yang terkait dengan aset pemerintah.

  2. Prasarana dan Sarana Umum (PSU)
    Pemerintah Banjarbaru berkomitmen untuk memperbaiki dan mengelola infrastruktur publik secara transparan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dengan baik dan sesuai aturan.

  3. Kerjasama Investasi
    Pemerintah juga membahas penguatan kerjasama investasi, yang diharapkan mampu memperkuat fiskal daerah dan mendukung pembangunan jangka panjang Banjarbaru sebagai kota masa depan.