Bupati Kotabaru Sayed Jafar Menghadiri Bahtsul Masail MUI se-Kalsel di Siring Laut

Ketua Umum MUI Provinsi Kalimantan Selatan KH Nasrullah, menjelaskan fungsi MUI adalah sebagai pelayan umat.

“Fungsi MUI sebagai pelayan umat, pastikan seluruh pengurus MUI dari berbagai bidang tetap bisa melayani masyarakat sesuai bidangnya masing-masing,” ucapnya.

Nasrullah berharap melalui kegiatan ini melahirkan ide-ide atau pemikiran yang bisa berpengaruh pada kemajuan Kalimantan Selatan.

“Semoga kegiatan ini bisa melahirkan ide atau pemikiran, jangan berkutat pada hal-hal sudah lumrah. Bagaimana nanti MUI membahas mengenai lingkungan, SDA dan SDM yang ada di Kalimantan Selatan karena ini sangat berpengaruh untuk kemajuan,” katanya.

Baca juga : Jelang Pemilu 2024 MUI Kotabaru Gelar Deklarasi Damai dan Dialog Ukhuwah Islamiyah

Sekretaris Daerah Kotabaru Said Akhmad membacakan sambutan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar, mengatakan Bahtsul Masail kegiatan sangat penting dan membawa dampak positif, karena selalu mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan.

“Penyelenggaraan ini perlu mengangkat kajian tentang permasalahan atau isu-isu di Kabupaten Kotabaru, agar kedepannya kita bisa menemukan solusi terbaik yang hasilnya dapat menjadi referensi dalam pembuatan program kebijakan pemerintah kabupaten Kotabaru,” sambung Said Akhmad.

Dipenghujung acara Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menandatangani prasasti hibah rumah tahfidz Saijaan Kotabaru. Penandatanganan didampingi Ketua MUI Kotabaru, Sekretaris Daerah, Kepala Kementrian Agama, Ketua TP PKK, dan Ketua Rumah Tahfidz.

“Selamat datang kepada MUI 13 Kabupaten/Kota. Dan terima kasih Kotabaru ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Bahtsul Masail, mudahan bisa menemukan kesepakatan bersama untuk pedoman ke depannya,” harap Bupati.