PADANG PARIAMAN, KALIMANTANLIVE.COM – Kasus pembunuhan sadis yang menimpa Nia Kurnia Sari (18), seorang gadis penjual gorengan di Padang Pariaman, Sumatera Barat, kian terungkap.
Foto tersangka Indra Septriaman alias IS (26) kini beredar luas di media sosial. Polisi memastikan bahwa IS adalah pelaku yang bertanggung jawab atas kematian Nia.
Warga di Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, sudah mencurigai IS sejak awal. Pasalnya, pelaku terlihat meminjam cangkul dari warga dengan kondisi tubuh dan pakaian penuh tanah.
# Baca Juga :Tragis! Gadis Penjual Gorengan di Sumbar Ditemukan Tewas Terkubur Tanpa Busana, Diduga Diperkosa Sebelum Dibunuh
# Baca Juga :Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung di Balikpapan Barat Ditangkap dalam Waktu Kurang dari 24 Jam
# Baca Juga :Negara-negara Timur Tengah Kecam Pembunuhan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh di Teheran
# Baca Juga :Sukses Ungkap Pembunuhan Berencana di Desa Seicuka, 16 Polisi Tala Diganjar Penghargaan oleh Kapolres
Tak lama setelah itu, IS tiba-tiba menghilang, dan beberapa warga melihatnya melarikan diri ke hutan.
Tak hanya terjerat dalam kasus pembunuhan ini, IS juga diketahui merupakan residivis yang sebelumnya pernah dipenjara atas kasus pencabulan.
Kini, ia harus menghadapi tuntutan hukum atas tindakannya yang keji terhadap Nia, yang dikenal sebagai penjual gorengan keliling di desanya.
Usai Polres Padang Pariaman, Sumatera Barat menetapkan IS (26) sebagai tersangka, keluarga Nia yang warga Kecamatan 1×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman justru semakin merasa tak tenang.
Pasalnya mereka baru mengetahui kalau tersangka adalah seorang residivis. IS sempat dua kali masuk penjara gara-gara melakukan aksi kekerasan seksual.
IS warga kampung Korong Pasa Surau, Juha Guguak, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, tersebut kini masih menjadi buronan bahkan polisi memburunya hingga ke dalam hutan.







