Tradisi Baayun Maulid di Banjarmasin, Wali Kota: Termuda Berusia 7 Hari dan Tertuta 79 Tahun

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Menyambut tibanya bulan kelahiran Baginda Nabi Muhammad SAW, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina ramaikan Tradisi Baayun Maulid, di Masjid Sultan Suriansyah, Senin (16/09/2024).

Tak hanya acara maulid, kegiatan ini juga sekaligus menjadi rangkaian hari jadi ke-498 tahun Kota Banjarmasin, yang dihadiri Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, Ketua TP PKK Hj Siti Wasilah, Wakil Wali Kota H Arifin Noor, Sekdako sekaligus Plt Kadisbudporapar, Ikhsan Budiman.

# Baca Juga :Wali Kota Banjarmasin Resmikan 2 Puskesmas, Ibnu Sina Ingin Pelayanan Kesehatan Lebih Baik

# Baca Juga :3 Pasangan Bakal Calon Wali Kota Banjarmasin dan Wakilnya Selesaikan Medical Check Up di RSUD Ulin

# Baca Juga :3 Calon Wali Kota Banjarmasin dan Wakilnya Jalani Medical Check Up Lengkap Syarat Pilkada 2024

# Baca Juga :Survey LSPP Tempatkan Hj Ananda Jadi Calon Wakil Wali Kota Banjarmasin Terpopuler

“Alhamdulillah hari ini bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Banjarmasin, kita laksanakan tradisi positif yang sudah berusia ratusan tahun yakni Baayun Maulid,” kata Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina.

Kegiatan ini semakin semarak tatkala Ibnu Sina dan jajarannya mengundi sejumlah door prize yang telah disiapkan untuk para peserta.

“Ada sekitar 344 peserta, tadi saya masuk ke dalam alhamdulillah meriah sekali, yang paling muda ada usia baru 7 hari dan yang paling tua usia 79 tahun,” ungkapnya.

Ia menuturkan, bahwa tradisi Baayun Maulid merupakan simbol untuk memuliakan bulan Maulid sekaligus sebagai salah satu bentuk kecintaan umatnya kepada Nabi Muhammad SAW.

“Oleh sebab itu, para tetuha (leluhur, red), guru guru kita di Banjarmasin mengajarkan setiap peringatan Maulid itu agar anak anak di ‘Ayun’, sehingga mereka sedikit banyaknya paham akan sejarah dari kehidupan Nabi,” bebernya.