HEBAT! Banjarbaru Sapu Bersih 2 Penghargaan di Banua Digital Award 2024, Bukti Transformasi Digital Berjaya

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Banjarbaru semakin mengukuhkan posisinya sebagai kota digital di bawah kepemimpinan Wali Kota HM Aditya Mufti Ariffin. Selama empat tahun terakhir, transformasi teknologi digital yang digagasnya terus menuai hasil positif.

Terbaru, Banjarbaru memborong dua penghargaan sekaligus dalam ajang Banua Digital Award 2024 yang digelar oleh Bank Indonesia.

# Baca Juga :Dubes Palestina Zuhair Tiba di Banjarbaru, Hadiri Aksi Bela Palestina Besok bersama Wali Kota Aditya Mufti Ariffin

# Baca Juga :Kinerja Gemilang Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin: Banua Meter Catat 92% Kepuasan Publik

# Baca Juga :Kepemimpinan Wali Kota Aditya Mufti Ariffin Berbuah Prestasi, Banjarbaru Raih Penghargaan Kota Sehat Tahun 2023

# Baca Juga :Wali Kota Aditya Mufti Ariffin Dorong Profesionalitas Wartawan Kota Banjarbaru melalui UKW Gratis

Dua penghargaan yang diraih adalah Terbaik III Pemerintah Daerah dalam Implementasi QRIS Pajak Daerah dan Terbaik III Pemerintah Daerah dalam Implementasi QRIS Retribusi Daerah.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Nurliani Dardie, pada acara High Level Meeting (HLM) & Capacity Building TP2DD 2024 yang berlangsung di Hotel InterContinental Sanur, Denpasar, pada Selasa (17/9/2024).

Wali Kota Aditya menyambut baik kabar tersebut. “Alhamdulillah, dua penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa digitalisasi telah diterapkan dalam pelayanan Pemko Banjarbaru, terutama dalam pembayaran pajak dan retribusi yang kini dapat dilakukan melalui QRIS,” ujar Aditya.

Lebih lanjut, Aditya menegaskan bahwa digitalisasi adalah kunci utama dalam mendukung program-program pemerintah ke depan.

“Selain transformasi digital, pengembangan teknologi juga kami manfaatkan untuk menciptakan inovasi pelayanan yang lebih mudah diakses masyarakat dan merata di seluruh Kota Banjarbaru,” tambahnya.

Di sisi lain, Pj Sekda Nurliani berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk terus mempercepat dan memperluas digitalisasi daerah.