6 Bulan Bolos Kerja, Briptu AW Dibekuk Polisi saat Bawa 30 Bungkus Besar Sabu dan Ribuan Ekstasi

KALIMANTANLIVE.COM, RIAU – Briptu AW, anggota Polres Musi Rawas Utara (Muratara) yang sudah 6 bulan bolos kerja, akhirnya ditangkap oleh Ditresnarkoba Polda Riau. Penangkapan terjadi saat Briptu AW hendak mengambil narkoba jenis sabu dan ekstasi di Kota Lubuk Linggau, Kamis (19/9/2024).

“Iya, benar. Yang bersangkutan telah kami amankan,” ungkap Kombes Manang Soebeti, Dirnarkoba Polda Riau, saat dikonfirmasi.

# Baca Juga :Oknum Polisi Polda Perkosa Wanita Ini 10 Kali, Dilakukan di Rumah Dinas hingga Didorong ke Tembok

# Baca Juga :Oknum Polisi di Polda Sulsel Paksa Tahanan Perempuan Oral Seks di Toilet, Sang Pacar Marah Lakukan Ini

# Baca Juga :Rusuh di Bandung, Wartawan Ini Dipukul, Dijambak dan Diancam Dihabisi oleh Oknum Polisi

# Baca Juga :TAK DISANGKA, 12 Tersangka TPPO Jual Ginjal ke Kamboja, Ada Oknum Polisi, Imigrasi dan Mantan Korban

Dalam pengakuannya, Briptu AW dan rekannya mengungkapkan bahwa mereka telah menyerahkan barang haram tersebut kepada seseorang yang mengendarai mobil Innova hitam. Barang bukti narkoba disimpan dalam dua tas jinjing dan satu karung goni.

Mendapatkan informasi tersebut, polisi segera melakukan pengejaran terhadap penerima narkoba dan berhasil menangkapnya di wilayah Indragiri Hulu-Jambi, dengan bantuan Satnarkoba Polres Inhu dan Polsek Siberida.

Dari hasil penangkapan ini, polisi berhasil menyita 30 bungkus besar sabu dan ribuan pil ekstasi, serta menangkap dua pelaku lainnya berinisial M dan R.

Kapolres Muratara, AKBP Koko Arianto, mengungkapkan bahwa Briptu AW sudah 6 bulan tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas, sehingga masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) yang diterbitkan Propam Polres Muratara.

 

Briptu AW sebelumnya juga pernah ditahan di sel Propam karena terlibat dalam kasus peredaran narkoba dan pelanggaran etik.

“Sudah lama dicari Propam karena enam bulan tidak masuk kerja,” jelas AKBP Koko Arianto.

Kasus ini menambah daftar panjang anggota kepolisian yang terlibat dalam jaringan peredaran narkoba, sekaligus memperlihatkan bagaimana oknum yang seharusnya menjaga keamanan malah terjerumus ke dalam dunia kriminal.

(dtm/berbagai sumber)

Editor : TRI