“Target KPU Balangan 91 persen partisipasi pemilih. Sebab itu, kami akan lebih gencar melakukan sosialisasi hingga ke pelosok,” ujarnya.
Wahyudi juga menyinggung adanya persepsi di masyarakat yang keliru, seperti percuma datang ke TPS kalau calonnya tunggal, sudah pasti menang. Menurutnya, persepsi ini sangat mempengaruhi menurunnya angka partisipasi jika tidak diluruskan.
“KPU Balangan akan mengedukasi pemilih dan meluruskan persepsi tersebut untuk memastikan partisipasi pemilih tetap tinggi meski hanya ada 1 paslon,” tutupnya.
(Kalimantanlive.com/Kamil)
Editor : TRI







