BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar rapat koordinasi untuk mempersiapkan peringatan wafat Pangeran Antasari ke-162 yang akan berlangsung pada Oktober mendatang. Rapat ini dihadiri oleh perwakilan berbagai instansi terkait untuk memastikan kelancaran acara.
Dalam rapat tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Muhammadun, melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Surya Fujianorochim, menekankan pentingnya peringatan ini sebagai momentum untuk memperkuat rasa persatuan dan menumbuhkan kesadaran sejarah, khususnya di kalangan generasi muda.
BACA JUGA: Pastikan Keamanan Distribusi Logistik Pilkada 2024, Polresta Banjarmasin Turunkan Personel
“Pangeran Antasari adalah salah satu pahlawan nasional yang memimpin perlawanan terhadap penjajahan Belanda pada abad ke-19, dan telah menjadi simbol semangat perjuangan rakyat Kalimantan Selatan. Setiap tahun, peringatan wafatnya diperingati dengan ziarah ke makam beliau,” ujar Surya di Banjarmasin, Jumat (27/9/2024).
Surya menjelaskan bahwa tugas-tugas peringatan telah dibagi di antara berbagai instansi, termasuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemprov Kalsel, Pemko Banjarmasin, serta TNI/Polri.
Biro Adpim bertanggung jawab atas pembuatan dan pendistribusian undangan serta pembuatan spanduk, sementara Diskominfo bertugas untuk publikasi, dokumentasi, dan pemberitaan.
TNI/Polri akan mengerahkan pasukan sebagai peserta upacara, serta mengoordinasikan keamanan dan penutupan jalan selama kegiatan berlangsung, yang akan dibantu oleh Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).









