BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Kabar tak mengenakkan yang menimpa kampus kebanggaan Kalimantan Selatan (Kalsel), Universitas Lambung Mangkurat (ULM) merebak ke nasional dan menjadi pembicaraan hangat di media sosial.
Di mana kini ULM tengah tersandung ‘Skandal Guru Besar’ yang mengejutkan berbagai kalangan masyarakat.
Adapun kronologi yang ramai beredar di sosial media ialah pada 23 Januari 2023, Rektor ULM, Prof Ahmad Alim Bahri menguarkan SK tim percepatan promosi guru besar. Pada 21 Desember 2023, sidang senat pengukuhan 4 guru besar ULM di mana Rektor ULM menyatakan dalam setahun ULM berhasil mengukuhkan 50 guru besar.
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Apresiasi FGD dalam Rangka HUT ke-66 FEB ULM untuk Dukung Akselerasi Ekspor Produk Pertanian
# Baca Juga :ULM Bakal Bangun Kampus PSDKU di Balangan, Rektor Prof Ahmad: Sediakan 10 Program Studi
# Baca Juga :100 Mahasiswa Baru ULM Resmi Terima Beasiswa IBFL 2024 dari Adaro Sebesar Rp 11,26 Miliar
# Baca Juga :BREAKING NEWS Zulmansyah Sekedang Terpilih Jadi Ketum PWI Hasil KLB
Berlanjut pada 6 Juli 2024, ketika program Bocor Alus Politik Tempo menayangkan edisi ‘Simsalabim Jadi Profesor’ disitulah pertama kalinya publik mengetahui skandal mengenai 11 guru besar FH (Fakuktas Hukum) ULM.
Pada 29 Juli 2024, pengakuan ketidak tahuan mengenai tanda tangan digital milik Ketua Senat, Prof Hedin Muhkad ada di dalam surat rekomendasi milik calon-calon guru besar ULM.
Lalu, pada 10 September 2024 pihak Inspektorat Kemendikbudristek melanjutkan pemeriksaan yang dilakukan pada tiga tempat yakni, Jakarta, Banjarmasin, dan Banjarbaru, membuat puluhan orang dipanggil seperti anggota senat, guru besar, calon guru besar, pejabat serta pegawai tersebut.
Dan pada 21 September 2024, diketahui bahwa tim investigasi inspektorat kembali ke Jakarta di hari yang sama dengan perayaan puncak Dies Natalis ULM ke-66 tahun.
3 hari setelahnya, 24 September 2024, secara mengejutkan BAN-PT menurunkan akreditasi ULM dari A ke C.
Berita ini pun menuai keterkejutan dan kekhawatiran di kalangan mahasiswa terutama yang mendekati momen wisuda.










