BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Wakil Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Bidang Akademik, Dr Iwan Aflanie dr MKes SpF SH angkat bicara mengenai ‘Skandal Guru Besar’ yang menimpa ULM.
Ia menegaskan, pihak atas ULM telah mengerahkan segala kemampuan yang terbaik untuk memperbaiki situasi ini.
# Baca Juga :PERINGATAN DARURAT! Skandal Guru Besar Guncang ULM, Akreditasi Anjlok, Mahasiswa Dirugikan
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Apresiasi FGD dalam Rangka HUT ke-66 FEB ULM untuk Dukung Akselerasi Ekspor Produk Pertanian
# Baca Juga :ULM Bakal Bangun Kampus PSDKU di Balangan, Rektor Prof Ahmad: Sediakan 10 Program Studi
# Baca Juga :100 Mahasiswa Baru ULM Resmi Terima Beasiswa IBFL 2024 dari Adaro Sebesar Rp 11,26 Miliar
Salah satunya dengan membentuk tim untuk memulihkan akreditasi ULM, yang mana tim tersebut harus mempersiapkan diri dalam kurun waktu dua bulan untuk mempersiapkan pengajuan kembali akreditasi.
“Selain itu, kita juga telah membentuk tim yang lain untuk pemeriksaan internal, agar dapat mengulik permasalahan yang lebih komprehensif di dalam ULM,” katanya, Jumat (27/09/2024).
Ia juga mengungkapkan telah memberikan beberapa rekomendasi kepada Rektor, dimana setidaknya ada lima poin yang direkomendasikan.
“Kita juga menyinggung banyak hal termasuk tata kelola Universitas, jadi sampai pada kesimpulan bahwa kita harus perbaiki keadaan ini, tidak boleh tinggal diam, kita harus segera selesaikan dengan cara yang terbaik dengan waktu yang sesingkat-singkatnya,” ucapnya yang juga menjabat sebagai Lektor Kepala.
Adapun terkait wisuda yang ramai dibicarakan, laki-laki kelahiran Banjarmasin, 14 September 1973 ini menjelaskan ada program studi (prodi) tertentu yang bisa mencantumkan hal-hal yang sifatnya alternatif.







