Salah seorang warga mengatakan, sering kumpul di wisata Kampung Nelayan, tidak bisa melaut karena cuaca tidak bersahabat. Angin kencana dan gelombang besar.
“Jadi saat musim seperti sekarang apa kegiatan di sini, atau ada kegiatan lain untuk mendapat penghasil tambahan,” timpal Iqbal bertanya.
Baca Juga : Berpotensi Meresahkan Warga Berharap Petugas Patroli Hingga Kearah Luar Kota Kotabaru
Pertanyaan itu dijawab perwakilan salah seorang warga. Menurut dia, ketika musim paceklik, hanya menghabiskan waktu di rumah dan memperbaiki alat tangkap.
‘”Kalau musim seperti ini kami jadi pengangguran, tidak bisa melaut karena ombak besar, angin kencang,” ungkapnya.
Mendengar keluhan warga, Iqbal menawarkan solusi kepada warga meski cuaca kurang bersahabat mereka tetap ada penghasilan, dengan memanfaatkan dan mengelola lahan masih tersisa di area wisata Kampung Nelayan untuk usaha kuliner yang baru.
Untuk kuliner yang baru dan memanfaatkan lahan kosong, pun Iqbal menawarkan permodalan. “Mau sekarang atau nanti kalau terpilih menjadi bupati,” katanya.
“Kita buka lagi tempat (kuliner) seperti yang ada sekarang, jadi saat musim ombak ada pekerjaan tambahan penghasilan. Dan tempat ini akan lebih ramai,” sambungnya.
Terlebih jika terpilih menjadi bupati Kotabaru, Iqbal berjanji mengalokasikan anggaran untuk pengembangan wisata Kampung Nelayan sebagai destinasi yang lebih baik ke depan.
“Jangka panjangnya tempat ini akan makin ramai dikunjungi wisatawan,” katanya.
Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Rian







