“Dalam minggu ini lebih sepuluh laporan gangguan hewan berbahaya. Bayangkan jika di dalam rumah ada ular berbisa, tengah malam tentu sangat meresahkan,” katanya, Minggu (29/9/2024).
Terpisah selain dua kegiatan rutinitas itu, personel acap kali melalukan pembinaan kepada pelajar yang nongkrong di warung saat jam pelajaran.
Berdasarkan penjelasan kepala sekolah, pelajar kumpul-kumpul di warung di jam pelajaran hampir tiap hari, dan beberapa di antaranya merokok.
“Kami berikan pembinaan kepada pelajar, juga mengingatkan pemilik warung tidak lagi membiarkan perilaku anak-anak keluar di jam-jam pelajaran,” harapnya.
Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Rian










