Kepala Diskoperindag Kotabaru Sebut Menemukan Makanan Mengandung Kimia Berbahaya

Kepala Bidang Stabilisasi dan Sarana Distribusi Diskoperindag, Ary Mardani menambahkan, evaluasi setelah temuan hasil giat tim gabungan 10 September 2024 lalu jenis makanan mengandung formalin dan boraks sudah tidak ada.

“Tidak ada lagi,” ungkap Ary Mardani kepada Kalimantanlive.com, Selasa (1/10/2024).

Ary menegaskan, kue satu berbentuk angka 8, ikan asin teri medan baby cumi tidak berasal dari Kotabaru. Didapat pedagang dari luar Kotabaru.

“Jadi semua dari luar, bukan dari Kotabaru. Ke depannya uji sampel nanti disaksikan langsung pedagang supaya mereka juga mengetahui,” tandas Ary.

Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Rian