Pemprov Kalsel Gelar Lomba Nyanyi Lagu Banjar, Masyarakat Banua Berebut Tunjukkan Bakat!

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui UPTD Museum Lambung Mangkurat sukses menyelenggarakan lomba menyanyi lagu Banjar yang memukau perhatian publik. Lomba ini menjadi ajang unjuk bakat dan kecintaan terhadap musik daerah Banjar.

Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat, M. Taufik Akbar, mengungkapkan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat seni, tapi juga selaras dengan arahan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, dalam menggali potensi seni musik lokal.

# Baca Juga :Begini Rencana Museum Lambung Mangkurat Agar Bisa Capai Target PAD 2024

# Baca Juga :Peserta KBN 2023 Kunjungi Museum Lambung Mangkurat untuk Mengenal Kearifan Lokal

# Baca Juga :Gubernur Kalsel Instruksikan Museum Lambung Mangkurat Tetap Buka Selama Ramadan, Catat Jamnya!

# Baca Juga :Bersama Ratusan Balita, Paman Birin Baayun di Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru

“Kegiatan ini merupakan langkah konkret Pemprov Kalsel dalam menghidupkan semangat berkesenian, khususnya musik Banjar,” ujar Akbar, di Banjarbaru, Selasa (1/9/2024).

Sebanyak 25 peserta dari berbagai kalangan di 13 kabupaten/kota bersaing dalam lomba ini, menyanyikan lagu-lagu Banjar populer seperti Galuh Banjar, Kambang Goyang, Uma Abah, Halin, dan Sangu Batulak.

“Lagu Banjar bukan sekadar alunan nada, tapi menjadi representasi jiwa dan tradisi masyarakat Banua,” tambahnya.

Para peserta dinilai oleh juri berpengalaman, yakni seniman musik Hendra Cipta, Muhammad Hadzir, dan Suriani. Pemenang lomba berhak membawa pulang hadiah uang pembinaan, tropi, dan sertifikat.