Oleh karena itu, keberadaan SDM kesehatan yang kompeten dan tersebar merata saat ini dan di masa mendatang sangat penting untuk mencapai target-target kesehatan dalam program penugasan khusus ini.
“Oleh karena itu, kami berharap tenaga kesehatan dapat bekerja secara terintegrasi untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal,” lanjutnya.
BACA JUGA: KPU Banjarmasin Ajak Media Berperan Aktif dalam Edukasi Politik Pilkada 2024
Sebanyak 122 tenaga kesehatan strategis terlibat dalam program ini, tersebar di 13 kabupaten/kota se-Kalsel, Mereka terdiri dari 54 bidan, 11 promotor kesehatan, 10 perawat, 4 ahli gizi, 5 dokter umum, 3 dokter gigi, 12 tenaga analis laboratorium, 9 tenaga kesehatan lingkungan, 12 apoteker, dan 2 tenaga teknis kefarmasian.
Sumber: MC Kalsel
Editor: Elpian








