Makan Batalam Jadi Tradisi Warga Kecamatan Banua Lawas Tabalong Peringati Maulid Nabi

TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Makan Batalam atau makan bersama dalam satu nampan merupakan salah satu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat di Kabupaten Tabalong.

Tradisi ini dilakukan oleh masyarakat Kecamatan Banua Lawas yang bermukim di Bantaran Sungai Tabalong tepatnya di Desa Hapalah, Bangkiling Raya dan Bangkiling.

Tradisi religius yang dilakukan ketiga desa tersebut sudah lebih satu abad yang lalu sejak zaman nenek moyang dahulu hingga saat ini masih tetep eksis.

# Baca Juga :Beredar Kabar Penculikan Anak di Tabalong Ternyata Hoaks, Ini Penjelasan Polisi

# Baca Juga :Pelajar SD dan SMP Dilarang Bawa Kendaraan Bermotor ke Sekolah, Disdikbud Tabalong Layanan Surat Edaran

# Baca Juga :Belasan Grup Drumband Adu Kebolehan, Perebutkan Piala Bupati Tabalong 2024

# Baca Juga :Kuota Belum Terpenuhi, Bawaslu Tabalong Perpanjang Masa Pendaftaran Pengawas TPS, Buruan Daftar!

Makan Batalam biasanya bisa dapat dijumpai saat peringatan hari kelahiran atau Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Bahkan sudah termasuk dalam warisan budaya kearifan lokal yang perlu dilestarikan. Tradisi ini bermula dari adat kerajaan Banjar untuk menyambut tamu-tamu agung atau tamu Istimewa yang berkunjung ke kerajaan.

Ini merupakan adat timur tengah yang dibawa oleh para ulama yang belajar di Saudi Arabia dan kembali ke tanah air untuk mengajarkan ilmunya pada masyarakat.

Makan Batalam menurut istilah masyarakat Tabalong yakni makanan yang di hidangkan dalam talam atau nampan dengan menu terdiri dari satu ekor bebek atau ayam dipotong menjadi dua bagian

Masakannya dengan cara dipanggang ditambah kuah serta sayur-sayuran yang dapat disantap oleh 4 sampai 6 orang dalam satu nampan.

Kepala Desa Hapalah, H Anang Acil menjelaskan bahwa makan betalam ini sebagai ajang silaturahmi antar warga di Wilayah Banua Lawas.

“Silaturhim sesama warga sehingga dapat saling kenal mengenal satu sama lain,” jelasnya saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lapangan 17 Mei, Kecamatan Banua Lawas, Kamis (03/10/2024).