PARINGIN, KALIMANTANLIVE.COM – Saat ini, Kabupaten Balangan berada dalam musim pancaroba yang merupakan peralihan antara dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau.
Pada musim pancaroba, kondisi cuaca cenderung tidak stabil dengan perubahan cuaca yang cepat dan ekstrem. Misalnya, dalam satu hari bisa terjadi hujan deras disertai angin kencang, lalu tiba-tiba berubah menjadi cerah dan panas.
# Baca Juga :Pantau Jalanan Utama di Balangan Secara Real-Time, Diskominfosan Luncurkan Inovasi Ini
# Baca Juga :10 Warga Lampihong Korban Tanah Amblas dapat Bantuan Kapolres Balangan
# Baca Juga :Peningkatan Kualitas SDM, 80 Peserta Ikuti Pelatihan Soft Skill di BLK Balangan
# Baca Juga :Sikap Tegas Panwaslucam Tebing Tinggi Balangan Terkait Netralitas ASN dan P3K
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan, H Ahmad Sauki menjelaskan, di musim pancaroba ini biasanya penyakit -penyakit dibawa oleh vektor nyamuk.
“Di musim pancaroba ini penyakit yang paling banyak muncul adalah DBD dan ISPA,” ujarnya, Rabu (2/10/2024).
Musim ini juga sangat memengaruhi daya tahan tubuh. Apabila kondisi tubuh saat ini sedang tidak stabil, sangat mudah untuk terkena penyakit flu dan pilek.
“Sebenarnya jika daya tahan tubuh kita itu cukup kuat, kita tidak akan terkena penyakit flu dan pilek itu,” kata Sauki.







