Kepala UPTD Museum Lambung Mangkurat, M. Taufik Akbar, menjelaskan bahwa acara ini sepenuhnya gratis. Peserta hanya perlu membawa tiga lembar sarung panjang dan kerudung atau selendang sebagai persyaratan.
Baayun Maulid kembali menjadi momentum penting untuk mewariskan budaya luhur Banjar kepada generasi muda dan semakin memperkuat nuansa agamis di Kalsel. “Dari bayi hingga lansia, semua turut mengambil berkah dalam acara penuh makna ini,” pungkas Taufik.
(diskominfomc.kalselprov.go.id)
editor : TRI







