Dalam dialognya, warga juga meminta perhatian lebih terhadap para ustadz, ustadzah, pesantren, dan yayasan yang menjadi tempat belajar ilmu agama bagi anak-anak.
“Kami terus menerima berbagai masukan, dan ini semakin memotivasi kami untuk memberikan perhatian yang lebih luas,” kata Arifin.
Selama masa kepemimpinannya bersama Ibnu Sina, perhatian terhadap para pendidik agama telah diwujudkan melalui anggaran insentif sebesar Rp 11,7 miliar bagi 2.600 ustadz, ustadzah, guru mengaji, dan marbot di seluruh Kota Banjarmasin.
Insentif ini diharapkan dapat menjadi apresiasi serta dukungan bagi mereka dalam pengabdiannya kepada masyarakat.
“Insya Allah, hal ini akan tetap menjadi prioritas kami dan bahkan akan ditingkatkan ke depannya,” tegas Arifin.
Ia juga berharap agar kegiatan keagamaan semacam ini dapat dilakukan secara rutin untuk memperkuat nilai-nilai agama dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Sumber: Wasaka Id
Editor: Elpian







