BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Tradisi sakral Baayun Maulud kembali menggema di Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru, Kamis (03/10/2024). Sebanyak 276 peserta turut meriahkan acara unik ini, di mana bayi dan anak-anak diayun sembari dilantunkan syair Maulid untuk mendoakan agar mereka tumbuh menjadi pribadi saleh dan berbakti.
Kehadiran Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, yang akrab disapa Paman Birin, bersama Pj Wali Kota Banjarbaru, Nurliani, menambah kekhidmatan acara tahunan tersebut. Bahkan, Pj Wali Kota tak mau kalah dan ikut merasakan sensasi naik salah satu ayunan dari sarung dengan wajah ceria.
# Baca Juga :Pekan Budaya Banua 2024, Pjs Wali Kota Banjarbaru Terima Kunjungan Disdikbud Kalsel
# Baca Juga :Pjs Wali Kota Banjarbaru Jalin Silaturahmi dengan Forkopimda untuk Sinergi Pemerintahan
# Baca Juga :AMALAN di Rabiul Awal 1443 Hijriah, Momen Istimewa di Maulid Nabi Muhammad SAW, Baca 11 Sholawat Ini
# Baca Juga :MANYAMBUT Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1443 H, Berikut Keutamaan dan Amalannya
Dalam sambutannya, Paman Birin menekankan pentingnya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin dunia dan akhirat.
“Ini adalah momen penuh kebahagiaan dan kegembiraan. Hari ini kita memperingati Maulid Rasulullah SAW, pemimpin dunia dan akhirat,” tutur Paman Birin dengan penuh semangat.
Pj. Wali Kota Banjarbaru, Nurliani, juga menyoroti keunikan Baayun Maulud sebagai tradisi khas Kalimantan Selatan yang harus dilestarikan. Ia mengajak generasi muda untuk terus mewarisi nilai-nilai budaya agar tradisi ini tetap hidup di masa depan.
“Melestarikan budaya adalah tanggung jawab kita semua. Kita harus mengenalkan dan mengajarkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda,” ujar Nurliani penuh harap.







